Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Kita Enggak Gini-Gini Aja, Sebab Hidup Enggak Gitu-Gitu Aja

Kalau lihat orang beserta dengan progress hidup dan prestasinya pasti bawaannya terus lihat ke diri sendiri sambil membatin "Aku kok masih gini-gini aja", padahal yang enggak disadari adalah yang gini-gini aja itu sudah lebih dari kemarin lho. Justru yang gini-gini aja sebenernya udah progress yang besar untuk kita sendiri. Sebab yang perlu dibandingin adalah diri kita kemarin dan sekarang bukan diri kita dengan orang lain.  Bandingin diri dengan orang lain ada batasnya dan batasnya di kita sendiri. Sampai mana mampu membandingkan dan bagian mana yang perlu dibandingkan. Enggak berhenti di sana, apa yang terjadi setelah kita bandingin diri kita itu yang terpenting. Kalau bandingin pada akhirnya malah membuat kita terganggu, melemah, dan justru terpuruk itu yang salah. Membandingkan diri ternyata harus punya tujuan juga, kalau tujuannya untuk keberhasilan, konsistensi, dan perkembangan diri sendiri itulah yang keren.  Pada dasarnya, setelah kurenungi ya semua yang men...

Kritikan Itu Nagih

Makin dewasa, makin senang nerima semua kritikan dan kekurangan. Bukan karena pasrah, karena semakin tahu dari sekian lama hidup yang sudah dijalani memang sudah perlu untuk membahas perihal diri sendiri. Membahas diri sendiri enggak bisa dilakukan sendiri ternyata, perlu bantuan orang yang tentunya memang mau kita juga bertumbuh. Bukan cuma sekedar judging enggak ada maksud.  Bersyukur sekali punya orang-orang di sekitar yang sayang banget dan mau Aku bertumbuh dengan baik setiap waktunya. Menemani suka dan duka ternyata riil adanya. Menemani suka dan duka bukan cuma nemenin semata, tapi kontribusi dalam tumbuh kembang kita sebagai manusia.  Maka manusia yang beruntung bukan dia yang dapat doorprise terus. Tapi manusia yang dikelilingi sama manusia lain yang mau nemenin bertumbuh. Di usia yang semakin tua ini, ketika dikritik bukan lagi denial tapi kayak ngaca "hmmmmm iya ya".  Beberapa kritikan yang Aku dapat akhir-akhir ini adalah Aku baru tahu kalau Aku sang...

Bucin Ke Diri Sendiri

Senang sekali di tahun ini banyak melakukan hal yang sebelumnya belum pernah kulakukan.  Hal-hal itu berkaitan dengan misi untuk hidup sehat lahir dan batin. Di awal Agustus 2023 lalu memantapkan diri untuk mulai intermitten fasting. Meski kadang kala cheating, tapi so far enjoy banget. Badan ringkih ini lama-lama mau diajak hidup teratur. Intermittennya pun cuman memanfaatkan waktu magerku untuk sarapan jadinya bisa skip sarapan berkedok intermitten.  Enggak cuma intermitten, di awal Juli 2023 juga coba buat lari. Enggak maksa untuk suka lari tapi mencoba menjadikan lari sebagai pelarian terbaik untuk me time dengan cara paling gampang. Selama lari bisa ngobrol sama diri sendiri atau ngabisin list podcast. Pernah ada trauma sama lari karena selama sekolah dari TK-SMA benci banget sama lari karena selalu kenanya di perut. Tapi Allah maha maha maha baik jadinya dikasih kekuatan selama perjalanan untuk melawan trauma ini. Selain intermitten dan lari, beberapa waktu lalu jug...

Makin Dewasa (Harusnya) Makin Jujur

Selalu pengen nulis setiap habis ditampar orang. Beberapa waktu lalu sudah keman kemon ke KalSel dan KalTeng buat mengisi gap kerja selama sebulan.  Pelajaran berharga dari perjalanan kali ini adalah menyadari permaknaan syukur dan jujur.  Syukur kalau hidup kita yang banyak drama juga dialami orang lain. Bukan karena sekedar seneng ya tapi ternyata setiap orang hidupnya juga enggak semulus itu. Jujur bahwa enggak semua drama bisa kita cari solusinya. Cuma bisa kita lewati aja meski tanpa solusi. Enggak semua perlu solusi, beberapa masalah datang kadang hanya menjadikan kita penontonnya dan enggak mesti pemeran utamanya. Meski terlibat tapi pokok masalahnya bukan kita.  Lalu baru beberapa hari masuk kantor lagi dan langsung ditampar oleh atasan sendiri di hari ke-2 kerja dengan bilang "Kenapa sih enggak mau jujur sama diri sendiri? Bilang enggak mau kalau enggak mau, bilang enggak bisa kalau enggak bisa"  Setelah ditamparpun sadarny...

Penyakit Hidup dan Obatnya

Kerasa enggak sih makin nambah umur makin ada ada aja gitu hal hal wadidaw dalam hidup?  Kelucuan hidup makin ada ada aja setiap harinya. Kita jadi punya yang namanya penyakit hidup.  Penyakit kurang bersyukur, penyakit bandingin diri sendiri sama orang lain, penyakit minder, penyakit overthinking, dan lain sebagainya sampe penyakit suka banget nyalahin diri sendiri terus menerus huhu. Bener kalau emang kita harus punya semua rasa itu buat berkembang tapi kalo kebanyakan dan stuck di situ aja, udah penyakit namanya kan. Penyakit penyakit itu wajar kok dirasain, soalnya dunia isinya  enggak  kita doang ya. Tapi kadang diri kita selalu jadi korban dari pikiran kita sendiri. Beberapa waktu lalu, aku iseng naik sepeda dengan rute rumah - kampus dengan jarak lumayan sekitar 10-an kilo. Waktu naik sepeda ngambil rute di jalan jalan desa. Ngelewatin pedesaan dan sawah. Kirain cuma dapet sehat ala ala dan capeknya aja + mie ayam favorite dekat kampus eh ternyata dapat b...