Kerasa enggak sih makin nambah umur makin ada ada aja gitu hal hal wadidaw dalam hidup?
Kelucuan hidup makin ada ada aja setiap harinya. Kita jadi punya yang namanya penyakit hidup.
Penyakit kurang bersyukur, penyakit bandingin diri sendiri sama orang lain, penyakit minder, penyakit overthinking, dan lain sebagainya sampe penyakit suka banget nyalahin diri sendiri terus menerus huhu.
Bener kalau emang kita harus punya semua rasa itu buat berkembang tapi kalo kebanyakan dan stuck di situ aja, udah penyakit namanya kan.
Penyakit penyakit itu wajar kok dirasain, soalnya dunia isinya enggak kita doang ya. Tapi kadang diri kita selalu jadi korban dari pikiran kita sendiri.
Beberapa waktu lalu, aku iseng naik sepeda dengan rute rumah - kampus dengan jarak lumayan sekitar 10-an kilo. Waktu naik sepeda ngambil rute di jalan jalan desa. Ngelewatin pedesaan dan sawah. Kirain cuma dapet sehat ala ala dan capeknya aja + mie ayam favorite dekat kampus eh ternyata dapat buanyak hal luar biasa dari perjalanan sepedaan itu.
Pas banget juga di waktu itu lagi overthinking parah. Di jalan ketemu orang-orang dengan version yang sangat berbeda dengan aku. Ada yang lagi bertani, memancing, orangtua yang ngajak anaknya mandi di sungai, tukang bakso yang lagi cuci piring, ibu ibu jemur padi, bapak bapak motong kayu, dan banyak lagi.
Simsalabim! overthinking yang dibawa dari rumah langsung hilang pas lihat mereka.
Ternyata obat dari penyakit hidupku adalah melihat hidup orang lain. Mereka aman dan damai di hidup mereka. Entah beneran atau cuma kelihatannya ya, pada akhirnya kita tahu semua orang menjalani hidupnya di porsinya masing-masing. Mereka bisa lho damai dengan pilihan hidup mereka atau bahkan ketetapan hidup yang mereka dapatkan dari Tuhan. Sebenarnya kita yang lagi overthinking juga sedang menjalani hidup kita kok. Overthinkingnya akan hilang kalau kita jalani aja.
Enggak ada tuh badai yang enggak berlalu, walaupun berlalunya ada yang sebentar, ada yang lama bahkan lama banget huhu. Toh semua tinggal gimana perspektifnya kan. Kalau kita siap masker dan imun buat menghadapi badai, kita akan tetap pada prinsip kita dan enggak goyah. Tapi kalau enggak siap kita bisa hancur habis kena badai. Kalaupun kamu sekarang lagi kena badai belum telat buat pake masker, kita tetap bisa pakai masker sesegera mungkin untuk tetap bertahan hidup.
Jangan lupa untuk tetap bertahan hidup gimanapun caranya ya.
Temukan obat untuk penyakit hidupmu ya.
Semua penyakit ada obatnya kecuali kitanya yang enggak mau usaha cari obat.
Semoga kamu juga cepat sembuh ya💗

Komentar