Langsung ke konten utama

Penyakit Hidup dan Obatnya


Kerasa enggak sih makin nambah umur makin ada ada aja gitu hal hal wadidaw dalam hidup? 

Kelucuan hidup makin ada ada aja setiap harinya. Kita jadi punya yang namanya penyakit hidup. 
Penyakit kurang bersyukur, penyakit bandingin diri sendiri sama orang lain, penyakit minder, penyakit overthinking, dan lain sebagainya sampe penyakit suka banget nyalahin diri sendiri terus menerus huhu.

Bener kalau emang kita harus punya semua rasa itu buat berkembang tapi kalo kebanyakan dan stuck di situ aja, udah penyakit namanya kan.
Penyakit penyakit itu wajar kok dirasain, soalnya dunia isinya enggak kita doang ya. Tapi kadang diri kita selalu jadi korban dari pikiran kita sendiri.

Beberapa waktu lalu, aku iseng naik sepeda dengan rute rumah - kampus dengan jarak lumayan sekitar 10-an kilo. Waktu naik sepeda ngambil rute di jalan jalan desa. Ngelewatin pedesaan dan sawah. Kirain cuma dapet sehat ala ala dan capeknya aja + mie ayam favorite dekat kampus eh ternyata dapat buanyak hal luar biasa dari perjalanan sepedaan itu. 

Pas banget juga di waktu itu lagi overthinking parah. Di jalan ketemu orang-orang dengan version yang sangat berbeda dengan aku. Ada yang lagi bertani, memancing, orangtua yang ngajak anaknya mandi di sungai, tukang bakso yang lagi cuci piring, ibu ibu jemur padi, bapak bapak motong kayu, dan banyak lagi. 

Simsalabim! overthinking yang dibawa dari rumah langsung hilang pas lihat mereka. 
Ternyata obat dari penyakit hidupku adalah melihat hidup orang lain. Mereka aman dan damai di hidup mereka. Entah beneran atau cuma kelihatannya ya, pada akhirnya kita tahu semua orang menjalani hidupnya di porsinya masing-masing. Mereka bisa lho damai dengan pilihan hidup mereka atau bahkan ketetapan hidup yang mereka dapatkan dari Tuhan. Sebenarnya kita yang lagi overthinking juga sedang menjalani hidup kita kok. Overthinkingnya akan hilang kalau kita jalani aja. 

Enggak ada tuh badai yang enggak berlalu, walaupun berlalunya ada yang sebentar, ada yang lama bahkan lama banget huhu. Toh semua tinggal gimana perspektifnya kan. Kalau kita siap masker dan imun buat menghadapi badai, kita akan tetap pada prinsip kita dan enggak goyah. Tapi kalau enggak siap kita bisa hancur habis kena badai. Kalaupun kamu sekarang lagi kena badai belum telat buat pake masker, kita tetap bisa pakai masker sesegera mungkin untuk tetap bertahan hidup. 

Jangan lupa untuk tetap bertahan hidup gimanapun caranya ya.
Temukan obat untuk penyakit hidupmu ya.
Semua penyakit ada obatnya kecuali kitanya yang enggak mau usaha cari obat. 
Semoga kamu juga cepat sembuh ya💗

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...