Langsung ke konten utama

Bucin Ke Diri Sendiri

Senang sekali di tahun ini banyak melakukan hal yang sebelumnya belum pernah kulakukan. 

Hal-hal itu berkaitan dengan misi untuk hidup sehat lahir dan batin. Di awal Agustus 2023 lalu memantapkan diri untuk mulai intermitten fasting. Meski kadang kala cheating, tapi so far enjoy banget. Badan ringkih ini lama-lama mau diajak hidup teratur. Intermittennya pun cuman memanfaatkan waktu magerku untuk sarapan jadinya bisa skip sarapan berkedok intermitten. 

Enggak cuma intermitten, di awal Juli 2023 juga coba buat lari. Enggak maksa untuk suka lari tapi mencoba menjadikan lari sebagai pelarian terbaik untuk me time dengan cara paling gampang. Selama lari bisa ngobrol sama diri sendiri atau ngabisin list podcast. Pernah ada trauma sama lari karena selama sekolah dari TK-SMA benci banget sama lari karena selalu kenanya di perut. Tapi Allah maha maha maha baik jadinya dikasih kekuatan selama perjalanan untuk melawan trauma ini.

Selain intermitten dan lari, beberapa waktu lalu juga ditawarin hiking dan seneng banget buat join. Enggak nyangka bisa mendaki hampir seluruh gunung salak wakaka. Sekarang sedang proses untuk belajar bilang tidak dan nego terhadap sesuatu hal yang aku rasa akan susah atau take time ngelakuinnya. Berusaha tegas terhadap keputusan hidup juga. Enggak mau plin plan karena ternyata enggak cuma ngerugiin diri sendiri tapi juga orang lain. 

Hal-hal ini kulakukan karena pengen tahu sebatas mana bisa. Pada akhirnya semua soal adaptasi. Adaptasi yang kata orang-orang susah ternyata beneran susah tapi ternyata susahnya enggak lama, sisanya gampang. 

Diri kita ternyata cuma perlu waktu dan di waktu itu ada kesabaran dan konsistensi yang mesti dijaga. Waktu adaptasi bisa lama atau sebentar. Seberapapun jangka waktu untuk adaptasi, kalau ada perkawinan kesabaran dan konsistensi jadinya kita enjoy. Enggak perlu buru-buru untuk adaptasi. Memforsir diri ternyata menyakitkan. Memaksa ngebut untuk ngeskip proses ternyata berasa curang ke diri sendiri. 

Diri kita juga mungkin enggak sepenuhnya tahu limit di semua hal. Setelah coba baru paham limitnya hal-hal itu sampe di ujung mana. Seru banget bisa explore diri sendiri. Enggak perlu mikirin pencapaian orang dan hanya diri sendiri. Berasa pdkt sama diri sendiri, kenalan sama diri sendiri yang baru lagi, dalami sepenuhnya untuk bisa melakukan hal-hal enggak nyangka lainnya.

Semakin kenal diri sendiri, akan semakin bahagia membawa diri sendiri ngelewatin waktu di dunia. 

Ini lebih dari sekedar self love, ini bucin ke diri sendiri💘

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...