Langsung ke konten utama

Wisata Jogja Solusi Holiday Sobat Miskin


Sebagai anak kuliah rantauan yang belum berpenghasilan dan ingin liburan sungguh sebuah kondisi yang kadang sulit terwujudkan yaw. Ya gimana, masa iya buat liburan aja kudu minta ortu kan ah enggak keren ah. Di sisi lain juga pengen mengisi feed Instagram ya kan, butuh stock foto baru tapi apa daya finansial pun enggak mendukung.

Pengen cerita, aku suka travelling ala-ala gitu ya kan. Let’s get lost ala-ala. Tahun 2017 kemarin aku sama temen, Namanya Maulidha Prima. Sohib dari SMP wakakaka memutuskan let’s get lost ala-ala. Karena minim budget, cuman bisa buat beli makan dan bensin akhirnya jalan-jalanlah kita ke daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Di sana emang banyak banget destinasi wisata murah pake banget. Sebut aja salah satunya Puncak Panguk dan Bukit Mojo. Pas ke sana, aku sama adik laki-lakiku. Tiket masuknya gratis dan cuman bayar parkir Rp. 2000 aja. Karena di sana ada berbagai spot foto yang tersedia, rata-rata buat 1 spot foto bayarnya cuman Rp. 3000 dan bebas mau ambil sebanyak apa, asal enggak antri sama pengunjung lain aja sih wakaka. Ibarat kata 1 orang enggak sampe Rp. 20.000 udah seneng dan dapet foto ber-album-album dah tuh.

Selain dapat koleksi foto baru di sana juga asik banget buat rehat dari aktivitas sehari-hari. Alamnya bagus banget masih asri. Masih banyak juga destinasi wisata di Yogyakarta bagian selatan dan barat yang budgetingnya irit banget. Enggak cuman alam, wisata yogja juga menyuguhkan berbagai wisata lainnya misal museum. Sebut aja Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali), Museum Vredeburg dan lain-lain. Ada juga wisata kesenian misalnya membatik, melukis dan sebagainya. Jogja enggak bisa dieksplor dalam 1 kali kunjungan emang dan enggak akan habis dikunjungin keknya sih wakakaka karena akan terus bermunculan destinasi-destinasi baru. 



Ini spot yang lainnya. Inframe: Adik laki-lakiku.



Ini spot yang lain lagi di Puncak Panguk.



Nah kalo ini bukan di Wisata Puncak Panguk tapi di Wisata Bukit Mojo. Bukit Mojo sebelahan sama Puncak Panguk. Nama spotnya Sarang Burung.



Ini juga spot lain di Bukit Mojo.


Ini juga spot lain di Bukit Mojo. 

Nah kalo pas sama temenku SMP itu aku memutuskan let’s get lost karena dasar anak qismin emang enggak mau rugi walopun cuman Rp. 3000 juga karena ngerasa juga takut malah ramai kalo ke wisata-wisata yang udah dikenal gitu. Akhirnya asal jalan aja, dimana ada tempat wisata di situ kita enggak mau berhenti karena tahu ada pengunjungnya. Ohya lupa bilang karena kita juga emang cari yang sepi, bukan supaya bisa foto sih intinya tapi supaya bener-bener bisa menikmati aja. Waktu itu kita berdua lagi banyak pikiran mungkin ya wakakaka.

Jadilah kita menelusuri sekitaran sana dan ternyata ada pantai yang baru mau dibuka, tapi belum dibuka. Karena masih dalam tahap pembuatan jalan. Namanya Pantai Pringjono (udah dinamain sama pemerintah desa sana). Bayangin jadi ada pegunungan kapur, tengahnya dibelah terus dijadiin jalan dah tuh buat menuju pantai. Kita nekat aja dah, orang-orang yang lagi kerja bangun jalan pada ngeliatin kita sih kok ada orang lewat sini yak. Dalam hati mah “Namanya let’s get lost wakaka”. 

Di ujung jalan yang baru dibangun itu, yang dibangunnya pake batu kapur kita nemuin pantai baguuuuuusssss banget, masih bersih, asri, belum kesentuh manusia. Pas sampe sana udah berasa kek punya pulau pribadi aja. Pantainya pasir putih, dipinggiran pantai ada batu karang gede-gede banget bagus buat spot foto. Memang dalam tata pengelolaannya belum baik karena namanya juga baru dibangun kan. Belum ada fasilitas apa-apa jadilah kita sholat juga dipasir pinggir pantai dan wudhu juga pakai air laut wakaka habis enggak ada cara lain. Itu cukup jauh juga dari rumah penduduk, tapi deket sawah jadi banyak petani yang lagi nyawah gitu. Nah ini ada beberapa potret saat aku dan temanku di Pantai Pringjono.















Oh iya enggak cuman pantai pringjono yang mau dibuka, ada beberapa pantai-pantai disebelahnya juga yang mau dibuka waktu itu cuman kami enggak bisa ke sana karena akses ke sana lebih sulit dari yang ke Pantai Pringjono ini. Mau ke pantai ini aja kita menerjang batu kapur gede-gede ditengah jalan, alhasil jalannya ya gitu kayak melintasi jalanan rusak gitu. Buat kalian yang baca ini wajib banget ke sana, aku sih yakin dalam setahun ini perkembangan pembangunnya pasti udah bagus banget. Fasilitas juga pasti sudah tersedia dengan baik. Let’s get lost so that money is not lost wakaka. Sampai jumpa lagi di cerita perjalanan nekat selanjutnya dan kalian semua ku tunggu di Jogja:).

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...