Halo. Dulu aku pernah post tentang #KopiPakaiHati yang menerangkan tentang
apasih #KopiPakaiHati itu. Nah post kali ini juga tentang #KopiPakaiHati tapi
lebih ke hmmm kenapa aku menghentikan project #KopiPakaiHati di media social
twitter dan kenapa #KopiPakaiHati kini menjadi blog title.
Dulu aku bilang kalau aku membuat project #KopiPakaiHati untuk diriku sendiri. Untuk mencoba belajar
berkomitmen dan berjanji kepada diri sendiri. Berjanji untuk menyisihkan waktu
tanpa beban untuk menulis. Karena aku ingin di setiap waktu yang kulewati memiliki kenangan dan hasil yang bisa ku buka kembali untuk aku ingat
suatu saat nanti.
Kenapa aku menghentikan
project #KopiPakaiHati di twitter?
Aku menghentikan bukan karena bosan, bukan juga kehabisan ide, bukan juga
semata-mata sibuk. Aku menghentikan karena aku lelah. Di saat bersamaan aku harus belajar hal-hal baru. Bukankah manusia keren itu yang mau belajar hal-hal
baru?
Aku tidak menjanjikan akan
seperti apa karya-karya aku yang lain selanjutnya atau setelah ini aku mau
menulis apa. Tapi untuk saat ini aku bahagia karena bisa menulis
#KopiPakaiHati sampai #Part200. Aku bahagia karena ternyata banyak yang baca
dan suka. Tapi kebahagiaanku tidak berarti apa-apa jika pada akhirnya membuatku lelah. Aku lebih sayang kepada diriku sendiri. Bukan egois. Aku yakin
pembacaku sayang sama aku (uhuy~)
Terlebih aku juga lupa
tentang suatu hal. Hal bahwa aku dulu lupa memberi batasan waktu untuk project
#KopiPakaiHati dan batasan hal apa yang menyatakan keberhasilan aku dalam
berkomitmen pada diri sendiri.
Saat ini aku sedang belajar
hal-hal baru di hidupku. Tak perlu disebutkan perihal apa ya hehe. Untuk itu
dengan berat hati tapi dibarengi dengan kebahagiaan ku putuskan untuk
menghentikan project #KopiPakaiHati di twitter. Kini #KopiPakaiHati akan aku catat dalam sejarah hidupku. Tentu saja takkan pernah bisa aku lupakan.
Akan aku patri dan semoga atau mungkin bisa aku buka kembali suatu saat.
Semoga twitter selalu sehat dan jaya ya.
Terima kasih kepada Twitter
Indonesia yang telah menemaniku berkarya. Kepada followers twitter yang tak
seberapa dan yang bukan followers tapi ikut membaca dan mengapresiasi juga.
Jangan lupa minum kopi ya:)
