Kalian pernah gak atau
mungkin ada gitu dilingkungan kalian yang mereka saat ngobrol dengan orang
tuanya, baik Ibu atau Bapaknya menggunakan bahasa “Aku Kamu”? Dan menggunakan
kata Dia untuk penyebutan orang ketiga.
Dilingkunganku? Banyak.
Kalo kalian begitu. Aku dengan tegas mengatakan kalian bukan orang yang asik. Apapun alasannya,
pokoknya kalian gak asik.
Menurutku, gak asik aja
menjadi anak yang tergerus tata kramanya hanya karena alasan “sekarang sudah
bukan jamannya” sebab menurutku bahwa tata krama gak butuh modernisasi atau
inovasi. Dari dulu ya begitu dan memang sudah seharusnya begitu.
Bagiku, setiap anak,
baik dia udah segede bahkan setua apapun dia tetap memiliki bahasa manja ke
orang tuanya. Aku kurang respect dengan mereka yang
menggunakan bahasa “Aku Kamu” kepada Ibu atau Bapakanya. Alasan paling klasik
yang sering aku dengar adalah karena mereka menganggap orang tua mereka adalah
teman. Basicnya supaya gak kaku gitu kehidupan keluarganya, katanya
sih gitu.
Aku gatel banget bahkan
sampe gemes kalo ada anak yang ngobrol sama orang tuanya layaknya teman tapi
hubungan teman yang menurutku kurang sopan santun.
Contohnya gini “Hari ini
aku pulang habis magrib ya, soalnya ada praktikum sampe sore”
Dan begini “Kamu (Ibu atau
Bapak) pulang jam berapa hari ini?”.
Aku pribadi lebih baik
bermanja-manja degan menggunakan nama kita sendiri untuk menggantikan kata aku.
Contohnya gini “Bu, Pak
hari ini Lintang pulang habis maghrib ya, soalnya ada
praktikum sampe sore”.
Dan begini “Ibu/Bapak pulang
jam berapa hari ini?”.
Oke mungkin itu terdengar
sangat manja, tapi aku lebih suka selalu menjadi anak-anak manja di hadapan
mereka daripada anak yang sudah tumbuh dewasa tapi kurang tata krama.
Bagiku sudah
sepantasnya kok kalau seorang anak bermanja-manja dengan bahasa mereka kepada
orang tuanya, ya karena memang begitu keadaan yang seharusnya.
Oiya ini bukan cuman dalam
bahasa indonesia ya, bahasa daerah manapun itu, soalnya maknanya sama aja. Tapi
kalo dalam bahasa inggris sepertinya memang sudah begitu tradisinya jika memang
penyebutan orang kedua ya menggunakan you dan orang
ketiga her/him. Tapi itu juga sebenernya bisa disempurnakan
dengan menambah penyebutan Mom/Dad ya.
Contohnya gini “Mom/Dad.
Today I come home after sunset yes, because there is a practice until the
afternoon”
Dan begini “What time
do you go home today, mom?”
Aku mengambil Ayat
Al-Quran dalam surat Luqman ayat 14 yang memiliki makna bahwa manusia
diperintahkan untuk berbuat baik kepada Ibu Bapaknya. Berbuat baik bukan hanya
hormat dan patuh saja, namun dalam hal ini juga ditekankan mengenai sikap sopan
santun kepada mereka.
Ayat Al-Qur'an surat
Luqman (31) ayat 14:
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ (14)
Artinya: Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. Luqman: 14).
Ayolah jadi anak asik yang tetep tahu tata krama kepada orang tua. Bakal asik kok hehehe.
