Langsung ke konten utama

Suara Tubuh

Sudah seberapa egois ke badan sendiri? 

Enggak banyak yang paham dan ngertiin diri sendiri ternyata. Bukan perkara apa yang bisa bikin kita bahagia tapi apa yang bikin kita bisa hidup dengan baik setiap harinya. Meskipun definisi hidup baik ya balik ke masing-masing individu ya.

Tapi semua orang pasti setuju kalau kita pengen memanusiakan tubuh kita. Dia juga punya usia. Terhitung sejak kita lahir dan seiring nambahnya umur kita, umur tubuh kita juga bertambah alias masa hidupnya akan berkurang. 

Sering banget kita abai sama tubuh kita, padahal tubuh kita bisa ngomong lho. Tubuh kita punya suara yang bisa kita dengar dari tanda-tanda yang dia kasih. Aku pribadi kadang pura-pura enggak denger dengan alasan mager. 

Niat tubuh kita ngasih tanda ya enggak lain dan enggak bukan cuma untuk menyelamatkan kita dari sakit, tapi juga membuat kita bisa hidup dengan baik setiap harinya. Sudah pernah dengar suara tubuh belum? 

Coba dengerin deh! 

Misalnya saat aku merasa sudah buntu cari ide untuk menyelesaikan pekerjaanku, aku mungkin perlu melakukan hobiku. Entah baca buku, nonton film, lain sebagainya. Jadi fungsi hobi bukan cuma bikin senang lho, tapi menyelamatkan kesehatan kepala kita. 

Misalnya saat aku merasa pelit banget ke diri sendiri untuk beli atau melakukan sesuatu, ternyata karena aku juga sedang pelit ke orang lain atau lupa sedekah. 

Misalnya saat aku merasa waktu dalam sehari berjalan cepat banget sampai melakukan aktivitas rasanya kemrungsung, itu karena aku kurang tidur atau tidak sholat dhuha. 

Misalnya lagi saat badanku suka tiba-tiba pegal, mungkin bukan cuma salah tidur tapi aku sudah butuh olahraga. 

Misalnya lainnya saat aku enggak mood lihat handphone dan social media, aku perlu melihat alam dan hijau-hijau. 

Ada suara tubuh baru yang aku sadari beberapa waktu lalu. Ada rasa pengen curhat ke teman atau keluarga tapi rasanya enggak punya hal untuk diceritakan. Bukan merasa hidupku flat, cuma enggak tahu apa yang mesti diceritakan karena bukan sesuatu yang excited juga. Pada akhirnya aku menyadari, aku cuma perlu menulis. Sebab kalau menulis enggak perlu excited atau tidak, aku cuma perlu bercerita. 

Ada suara tubuh baru lainnya juga yang aku sadari, aku beberapa kali bermimpi tentang seseorang dan menemukan namanya di berbagai tempat yang aku kunjungi. Bukan jatuh cinta atau kebencian. Ternyata aku cuma perlu mengikhlaskan apapun tentangnya. Memaklumi semua tentangnya sebab manusia ya beda-beda. Dia cuma beredar di wilayah hidupnya, pun kita juga kan and its work!

Mungkin masih banyak suara tubuh yang belum kukenali dan kuhapal. Sampai sekarang pun masih terus bekenalan sama tubuh sendiri. Semakin seru setiap harinya. 

Kalau semua suara tubuh kita dengerin dan kita bisa ngikutin cluenya, hidup kita setiap hari akan baik dan bermakna banget. Itu bukan cuma self love tapi juga self humanize. Tubuh kita bukan cuma perlu dicintai kan tapi juga perlu dimanusiakan supaya dia punya ruang, enggak cuma ngikutin ego kita doang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...