Langsung ke konten utama

Dare To Passing Not Just Dreaming


Tangga di Stasiun Tanah Abang

Aku sekarang ada di usia 22 tahun. Iya, usia yang katanya sedang diambang kegalauan hidup. Sedang ada di fase bahwa menjaga hati dan bersyukur adalah satu-satunya jalan supaya tetep bisa stand by myself on the way i choose. Sedangkan di satu sisi godaan-godaan buat bersyukur lagi banyak-banyaknya. Ada temen yang udah S2lah, nikahlah, punya anaklah kerja dan sukseslah. Semuanya bikin iri. Terus kita menilai ke diri sendiri dan munculah pertanyaan "kok aku masih gini-gini aja ya" 

Semua yang ada di usia 20an pasti mengalami ini. Enggak terpungkiri, aku pun iya. Menanggapi diri sendiri yang begini emang solusi terbaiknya adalah mikir. Mikir udah sampai sejauh ini, sudah sampai fase ini dimana aku setidaknya masih lebih mending daripada teman-teman yang masih susah cari kerja atau dapet masalah lainnya dalam hidup mereka. Masih mending tinggal mikirin diri sendiri doang dimana Ibu Bapak enggak pernah ngasih target apa-apa ke anaknya. Enggak pernah berekspektasi tinggi begini begitu sama anaknya. Okelah emang wishlishku masih banyak banget dan enggak tahu tuh kapan bakal bener2 bisa nyoretin satu-satu. Tapi setidaknya aku enggak terbebani sama suatu hal apapun yang bikin aku sampe harus gimana-gimana dalam menjalani hidup. 

Membandingkan diri sendiri sama orang lain emang kudu kuat dulu mentalnya supaya enggak jadi boomerang. Perbandingan itu bakal jadi positif kalo kita menanggapinya positif sebagai suatu pacuan buat diri kita. Tapi sebaliknya, kalo cuman ngebandingin tanpa kuatin mental terlebih dahulu bakal cuman bikin mental down. Bukannya terpacu buat melakukan hal lebih tapi yang ada malah terganggu dan akhirnya cuma membunuh mental yang bercabang jadi insecure dan lain-lain.

Kuncinya, lagi-lagi bersyukur dan yakin aja sama jalan yang akan atau sudah kalian pilih. Mungkin sekarang ini, itulah jalan yang paling baik yang harus dilalui tapi siapa yang tahu 3 atau 6 bulan bahkan setahun ke depan apa yang bakal terjadi sama diri kita. 

Untuk kalian di luar sana yang mungkin masih berjuang cari kerja, berjuang cari beasiswa S2, berjuang nabung buat nikah atau apapun yang sedang kalian usahakan. Jangan patah semangat. Semua yang kita lakukan dan doakan enggak ada yang enggak didenger Tuhan. 

Untuk kalian yang masih suka nanya "kok aku masih gini-gini aja" coba bersyukur dan jangan nyerah buat menggapai impian yang lain. Jadikan teman yang udah wah-wah itu sebagai pacuan bukan sebagai gangguan. 

Kalo kita menilai dari kacamata yang lebih jauh, apa yang mereka dapat adalah apa yang mereka udah usahakan dan yang mereka butuhkan kok. Kita cuman butuh lebih berjuang sedikit lagi sampai waktunya kita bakal nyoretin wishlish kita satu persatu.

Berjalanlah di jalan yang udah kamu pilih meski itu bukan yang kamu inginkan. Cuman sementara kok, karena aku pun begitu. Suatu saat aku akan berjalan di jalan yang aku inginkan mungkin. 

Kayak kesimpulan yang kudapat dari film The Naked Traveler kalo kita jangan cuman milih nulis di wishlish note aja tapi juga harus milih buat melewati. Melewati apapun yang di depan mata bukan cuman melewati mimpi-mimpi yang akan tercapai nanti, yang belum tahu kapan bakal tercapainya. Iya. Kita terus mengusahakan wishlish itu tapi menghadapi realita di depan mata sembari nyicil2 dan nabung2 buat mencapai wishlish adalah pilihan yang tepat saat ini. 

Semoga ceritaku bisa mengurangi rasa ketidakbersyukuranmu dan menambah keyakinan sama jalan yang harus kamu pilih saat ini. Semangat anak 90an💪

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...