Ditulisan ini aku ingin berbagi
pengalaman yang Alhamdulillah dapet kesempatan dari kantor buat jaga stand job fair di salah satu career day universitas swasta di
Jakarta. Aku di sini berperan sebagai semacam SPG gitu yang mempromosikan
tentang info perusahaan termasuk info rekrutmennya. Nah yang mau kubahas ini
mengenai bagaimana kondisi di sana dan bagaimana sisi recruiter dan sisi para pelamarnya memandang career day ini ya. Aku cukup pahamlah rasanya menjadi recruiter karena kemarin benar-benar
terlibat dan tahu rasanya juga sebagai pelamar karena pernah beberapa kali datang
ke job fair.
Pihak perusahaan sebenarnya melihat pelamar
dari apanya sih?
Nah ini ada berbagai versi ya, karena
kebetulan di kantorku ini, aku juga terlibat dalam hal “pelolosan awal” makanya kalo ada pelamar yang cukup “istimewa” dari pandangan kita
akan kita tandai ya itung-itung sebagai filtering
di awal aja. Kalo kalian berpikir darimana kita melihat keistimewaan itu? Ya
jelas dari penampilan awal. Tolong digaris bawahi bukan dari segi fashion aja bahkan cenderung enggak sih.
Kita lebih menilai sikap yang dia tunjukan waktu mampir ke stand kita. Nah ini akan berbeda kasusnya kalo si recruiter ini enggak terlibat dalam
pelolosan awal kemungkinan besar mereka enggak ada filtering di awal karena setelah pameran careerpun mereka hanya melaporkan data pelamar yang masuk beserta dokumen-dokumennya
aja.
Jadi sikap kayak gimana sih yang
membuat kamu bisa masuk filter awal perusahaan?
1. Sikap ramah dan tidak cuek
Sikap ramah mestinya ditunjukin ke
siapa aja sih dan enggak peduli kamu lagi ngelamar atau enggak karena sikap ramah ini
menunjukan pribadimu yang easy to live
life gitu. Walaupun itu enggak mutlak tapi at
least you try to show that attitude before us. Kenapa demikian? Karena perusahaan enggak mau merekrut pegawai yang stres sama hidupnya. Ya gimana mau bekerja dengan
baik kalo menjalani hidupnya sendiri aja dia stres. Sikap ramah bisa banyak
bentuknya dari mulai senyum ke kami sebagai recruiter
atau keinginan bertanya mengenai hal-hal yang pengen kamu ketahui aja.
2. Tanyakan hal yang enggak mainstream dan yang enggak tertera di informasi
yang beredar
Kadang banyak banget yang nanya “posisi
yang kebuka apa aja ya?” padahal info itu misalnya udah jelas banget di posternya
atau info media sosial career daynya.
Maka hal itu enggak perlu banget ditanyakan. Kita sebagai pihak perusahaan juga
pengen lho ditanya hal-hal yang lebih mendalam dari informasi yang sudah tertera
karena kita pun seneng menjawab pertanyaan yang variatif.
3. Tunjukin sikap antusias dan penuh
energi positif
Enggak dipungkiri kadang perusahaan
yang udah kita tanyain macam-macam ternyata enggak menyediakan posisi yang
membutuhkan background dari jurusan
yang kita ambil di kampus tapi enggak ada salahnya dan akan lebih baik kalo kamu
menunjukan sikap tetap baik. Itupun bisa diakali dengan nanya di awal posisi yang
dibutuhkan itu syaratnya dari jurusan apa aja. Kemarin pas di career day ada beberapa pelamar yang
menunjukan sikap pesimis semacam putus asa ketika kita bilang kalo yang kami
butuhkan cuma jurusan X dan Y kemudian mereka pergi gitu aja dari stand kita dan
nunjukin sikap “yaaaah”. Jadi nunjukin sikap berenergi positif “selalu semangat”
itu juga salah satu ajang kamu promosi diri.
4. Sikap perhatian penuh
Ada pelamar yang kalo nanya sesuatu
dan begitu dijelasin dia asik sendiri dengan hpnya. Nah ini parah banget sih.
Sikap ini bener-bener enggak pantas banget dilakukan kalo kamu seorang pelamar
yang butuh kerjaan karena kamu bisa jadi bakal langsung diblacklist sama perusahaan. Tunjukin sikap kalo kamu minat terhadap
perusahaan yang kamu kunjungi standnya
karena bisa jadi rejekimu di situ. Rejeki enggak cuma datang dari lolosnya proses
seleksi secara normal aja kok tapi bisa juga dari kebaikan sikap kamu.
5 Persiapkan semua berkasmu dan pengetahuan
cara melamar kerjaan
Di industri 4.0 sekarang rata-rata
besar perusahaan sudah menggunakan sistem online.
Jadi jangan bingung kalo perusahaan menyediakan barcode atahu link yang
harus kamu akses dan isi. Soalnya masih banyak ternyata yang enggak tahu gimana
caranya scan barcode. Nah ini harus
cukup jadi perhatian ya apalagi kalo kamu freshgraduate.
Jangan lupa siapkan berkas dalam bentuk hard
dan softfile (dibuat folder khusus
gitu biar enggak bingung carinya dimana kalo pas mau submit file), hal ini berfungsi kalo tersedia drop cv langsung kamu bisa langsung drop cv kamu di situ dan kalo
mereka menerima dalam bentuk softfile
pun kamu udah enggak bingung buat melampirkan di link yang harus kamu isi.
Tapi dibalik itu semua aku pun paham
dari sisi pelamar yang kadang suka bingung dan dalam keadaan capek udah
jauh-jauh ke job fair dan ternyata
yang bisa masuk dari jurusan kita cuma sedikit. Apalagi lihat jumlah pelamar
yang sudah masuk di perusahaan yang mau kita tuju itu udah banyaaaaak banget, asli
itu emang bikin kita pesimis secara enggak langsung. Apalagi sikap canggung dan
malu kalo mau tanya macam-macam ke perusahaan yang besar takut dianggap sok
pengen tahu banget.
Pada intinya saat apapun terutama
melamar pekerjaan tunjukin sikap dan performa terbaikmu. Kasih kami para recruiter pilihan-pilihan terbaik anak
bangsa yang bakal mengisi industri dan instansi negeri ini. Karena kalo enggak kita
sendiri yang bakal memenuhi kuota pegawai industri dan instansi mau siapa lagi.
Ayo kasih tahu Indonesia kalo dia punya sumber daya manusia yang bagus-bagus supaya enggak ada alasan buat nerima tenaga kerja asing.

Komentar