Langsung ke konten utama

Sabar Itu Tak Terbatas, Kalau Kepercayaan?


Novel Dan Hujan Pun Berhenti..
Karya Farida Susanty
Sumber Gambar: Google

Kita sering dengar kalimat “sabar itu ada batasnya”. Bagiku itu kurang tepat. Sabar itu sangat luas, kalo sudah sabar ya sabar aja. Dalam islam ada kalimat “Man Shabara Zahfira” “siapa yang bersabar maka akan beruntung” maka ketika kesabaran kita habis bagaimana dengan keberuntungan yang sudah kita peroleh?.

Sabar yang sesungguhnya jika dibarengi dengan keikhlasan maka akan sempurna (postinganku sebelumnya “Ikhlas Versi Aku”) Sabar bukan hanya menahan emosi tapi lebih kepada tidak mengeluh, agar kita tidak mudah mengeluh maka harus mengikhlaskan. Di postingan itu soal Ikhlas Versi Aku, Aku mencontohkan soal cinta ya ehehe kita kembali lagi pada contoh yang sama. Ikhlas kita adalah disaat doi memilih bersama yang lain ya, lalu dimana letak sabarnya?

Letak sabarnya adalah dimana-mana, dimulai sejak doi melakukan pilihannya itu, selama proses doi bersama yang lain itu walpoun mungkin agak pedes ya ngeliatnya sampai kepada ketika doi kembali kepada kita untuk berbagai hal bisa menyapa, meminta maaf, menjalin silaturahmi kembali atau mungkin kembali yang sesungguhnya (?). Kenapa aku bilang sabar dalam hal ini ada dimana-mana, karena itu tadi, sabar itu tak berbatas. Apapun yang doi lakukan, apa ada hal lain yang bisa menenangkan hidup dan hati kita selain sabar dan ikhlas?

Kenapa aku katakan bahwa kepercayaan juga harusnya tak ada batasnya?

Karena hal yang sangat sulit dalam hidup adalah memaafkan, bagiku bukan sabar dan ikhlas, lebih daripada itu. Keyakinan dan kepercayaan. Kita bisa sabar dengan semua perilaku yang doi lakukan, bisa ikhlas se ikhlas-ikhlasnya tapi apakah ketika doi kembali, kita tidak akan flashback dengan semua yang sudah terjadi. Apakah iya sabar dan ikhlas mampu mengembalikan kepercayaan? Bisa tapi lebih sulit. Sebab melepas lebih mudah daripada menerima (terkadang begitu untuk hal-hal yang menyakitkan), sebab mengikat dengan erat ketika doi berusaha melepaskan akan lebih sulit daripada kita berusaha melepas sedangkan doi ingin mengikat. Karena hakikatnya jerih payah dan usaha yang kita butuhkan lebih banyak adalah untuk mengikat bukan melepaskan. Itulah kenapa melepas lebih mudah daripada menerima.

Ketika kepercayaan ternoda, kemungkinan kecil harapan untuk kembali. Sekali merusak sesuatu yang utuh, ia akan meninggalkan keretakan sampai akhir lifetime-nya.

Jadi kalo ada yang merusak kepercayaanku, aku selalu mengatakan “Aku bisa sabar dan ikhlas, memaafkan juga bisa ku lakukan tapi untuk mempercayaimu lagi itu yang sulit, sebab kepercayaanku sudah tak utuh lagi”

Bagi aku, kita bisa memaafkan dengan sempurna dan mengubur semuanya. Bisa juga percaya lagi, tapi pasti tidak seutuh sebelumnya.

Kadang aku merasa hina, sebab maaf yang sesungguhnya adalah menerima kembali dengan sepenuh hati artinya harus mampu mempercayai kembali dan mampu meleburkan segala kesalahan doi meskipun sudah merusak kepercayaan.

Kata Allah.swt begini:

"Barangsiapa yang memafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah" (QS: AsySyura: 40).

Kalo ada yang pernah baca novel Dan Hujan Pun Berhenti… Karya Farida Susanty di sini aku tidak bermaksud spoiler tapi ingin menyampikan hakikat memaafkan yang dilakukan oleh tokoh Ibunda Iris terhadap Spiza karena sudah dengan tidak sengaja membunuh putri kesayangannya, memaafkan itu hakikatnya ya seperti itu membuka kembali pintu kepercayaan sehingga membuat orang yang dimaafkan dapat melanjutkan kehidupannya kembali dengan tenang dan menjaga kepercayaan kedua yang telah diberikan kepadanya.

Semoga kita jangan sampai merusak kepercayaan yang diberikan orang lain kepada kita.

Selamat berjuang untuk sabar, ikhlas, memaafkan dan selalu berusaha mudah mempercayai kembali.

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...