Langsung ke konten utama

Pelajaran Ketulusan

Hari ini, Senin 12 Februari 2018 aku bertemu Mbak Aesthesia Nurasih di Jakarta. Kakak tingkat di bangku perkuliahan yang gaktau kenapa bisa ku sayangi banget hehe. Semoga dia gak baca ya.

Hari ini aku belajar arti ketulusan dari Dia. Memang gak bisa aku ceritakan apa bentuknya karena ini menyangkuut cinta hehe. Intinya dia telah mengajarkan aku bahwa ketulusan hanya bisa kita lakukan, dia sudah tidak menjadi ketulusan lagi ketika diumbar dalam artian diumbar kepada orang yang bersangkutan. Dia hanya perlu tahu bahwa Dia melakukan ketulusan itu, pengorbanan itu untuk seseorang yang Dia rasa perlu, entah mungkin Dia sayangi atau atas kepentingan lain.

Aku jadi teringat cerita Sayidina Abu Bakar yang menahan rela digigit ular demi menjaga tidurnya Rasulullah, saking cintanya beliau kepada Rasulullah. Saat itu Rasulullah dan Abu Bakar sedang kelelahan dalam perjalanan bersembunyi dari kaum quraisy, mereka beristrirahat di Gua Tsur. Gua Tsur memang terkenal dengan adanya binatang-binatang buas yang tinggal di sana. Sebelum Rasulullah masuk gua, Abu Bakar terlebih dahulu masuk untuk memeriksa keadaan gua. Sesaat setelah Abu Bakar memeriksa maka masuklah Rasulullah dan Beliau tertidur dipangkuan Abu Bakar yang tangannya sedang menutup salah satu lubang ular. Ular yang hendak menggigit Rasulullah itu akhirnya menggigit tangan Abu Bakar yang menghalangi lubang persembunyiannya. Meskipun tangannya digigit ular, Abu Bakar bertahan menahan rasa sakit karena takut membangunkan tidur Rasulullah. Sungguh tiada hal setulus persahabatan Abu Bakar dan Rasulullah di dunia ini.

Lalu hari ini Mbak Aes secara tidak langsung dan benar-benar nyata mengajarkan aku untuk belajar sayang kepada orang dengan tulus. Bukan lagi mengharapkan imbalan tapi benar-benar memberikan apa yang mampu kita berikan bahkan tanpa perlu orang tersebut tahu. Dia telah memberikan ketulusan dalam hatinya kepada orang yang dia sayang bukan lagi untuk imbalan tapi karena rasa sayang.

Allah berfirman "Tiada dosa bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh dalam apa yang telah dimakan mereka dahulu asalkan mereka bertakwa dan beriman dan beramal saleh, kemudian mereka semakin bertakwa dan berbuat kebaikan. Dan, Allah swt. mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan”. (Q.S. 5:94)

Jadi gakusah merasa berjasa bagi seseorang, karena perasaan berjasa dapat menggugurkan pahala sebuah tindakan ketulusan. Ia termasuk riya'. Yang penting berbuat baik, urusan setelah itu, berpahala atau tidak sudah menjadi urusan Allah.

Oya perlu aku perjelas dahulu di sini, perbedaan ikhlas dan tulus. Kalo menurut blog Lentera Kehidupan perbedaannya adalah Iklas itu, merelakan sesuatu yang terasa berat. Tulu situ adalah kerelaan hati karena faktor adanya rasa senang atau tidak ada beban.

Kalo versi aku ikhlas lebih kepada melepas atau memberikan sesuatu dengan kerelaan hati dengan berbagai landasan mungkin ingin memberi saja atau memang menjadi kewajiban yang kewajiban itu dijalankan dengan ikhlas agar tenang hidupnya. Sedangkan tulus lebih kepada memberikan sesuatu berlandaskan rasa sayang.

Memang benar ilmu tertinggi di alam semesta ini adalah sebuah keikhlasan, tapi menurutku ilmu yang sangat rendah hati adalah sebuah ketulusan.

Terima kasih Mbak, hehe

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...