Langsung ke konten utama

Seputar 2016


Banyak banget yang nanya kenapa bisa buat puisi padahal gak ada bau-bau anak seni, turunan seni atau muka-muka seni wakaka. Lebih parah dari itu, bisa buat puisi galau padahal belum pernah pacaran atau galau-galau semacamnya soal cinta. 

Pertama, karena seni bukan soal keturunan atau muka-muka seni yang harus gondrong dan sebagainya. Pujangga nggak selamanya dengan penampilan ala-ala gembelnya. Pujangga juga bisa rapi kok, ya kalo jarang mandi emang sih ya. 

Jadi pernah dapet nasihat dari salah satu sastrawan kalau kunci dari seni terutama buat puisi adalah rajin membaca, jangan pilih-pilih kalo membaca karena ide bisa datang dari segala hal yang kamu baca. 

Membuat puisi bukan cuman harus rajin baca puisi karya orang tapi bacalah apapun itu, karena seni kata-kata atau kalimat seni gak cuman dihadirkan dalam bentuk puisi. Menurutku, kalimat kritikan, pujian, caci-maki dan sebagainya itu bisa jadi kalimat seni yang bisa kita adaptasi dan menjadi ide dalam membuat puisi. Aku pernah buat puisi dari adaptasi baca berita soal gayus tambunan di koran, akhirnya jadi puisi kritikan buat pemerintah.

Yang kedua, buat puisi cinta yang seakan-akan kita jatuh cinta beneran dan buat puisi galau yang seakan-akan kita ditinggal oleh kekasih beneran itu gak perlu beneran dirasain kok. Aku salah satu orang yang sering jadi tempat curhatan teman, nah puisi bisa hadir lewat pengalaman orang lain yang kamu tulis. Terlebih cerita milik siapapun bisa kita terjemahkan jadi karya seni. Sumbernya gak mesti dari kisah pribadi. Jadi rajinlah membaca, karena ide begitu tumpah ruah di alam raya ini.

Nah terus kenapa judul post ini adalah seputar 2016, pertama-tama mau bilang terima kasih banget sama Allah.swt yang selalu kasih rejeki dalam bentuk apapun itu, yang kedua buat keluarga yang selalu dukung atas segala yang aku kerjakan. 

Di 2016 ini banyak banget rejeki bagiku si penulis abal-abal yang sok-sokan ikut ajang sana sini. Apapun hasilnya sebenernya aku udah janji nggak akan pernah berhenti nulis, tapi Allah.swt bilang lain. Malah dikasih rejeki supaya makin semangat nulis. Di 2016 ini ada beberapa puisi yang masuk ke antologi puisi, Alhamdulillahnya bisa sampe 3 antologi. Post ini bukan bermaksud menggandakan puisi yang sudah terbitkan di media milik ajang perlombaan ya karena ini blog milik pribadi jadi hanya bertujuan sharing pengalaman aja.

1. Puisi dengan judul "Yang Selalu Ku Rindu" dalam ajang Ta'aruf Penyair Muda Indonesia 2016 menjadi 100 terbaik masuk dalam Antologi (lupa judulnya hehe)


Yang selalu ku rindu

Raja siang hampir pergi

Mengganti warna cakrawala dunia

Sebuah pertanda bagi beberapa yang merasa

Bahwa hari akan segera berganti

Dia yang menjadi pemisah dua warna dasar dunia

Menjadi gradasi dalam pergantian hari

Yang menjadi lakon dalam indahnya sore hari

Dia yang gagah berani memancar sejuta pesona

Tentu saja

Yang selalu ku rindu

Membuatku candu

Lebih dari buku-buku atau madu

Yang membuat selalu menunggu untuk beberapa waktu

Siapa dia itu akan kuberitahu

Senja


2. Puisi dengan judul "Mata Pisau" dalam ajang Puisi Kiri 2016 menjadi 50 terbaik masuk dalam Antologi Puisi Kiri


Mata pisau

Nadi berdenyut

Kening mengerut

Kau tak dengar suara jantung ini; jedag jedug

Mata pisau telah kami genggam

Bukan untuk pemberontakan

Ini kami yang akan memulai pergerakan

Mencari ujung keadilan kehidupan

Mata pisau telah kami acungkan

Demi jiwa yang tertelan penganiayaan

Lalu terkubur dalam liang kemerdekaan orang

Mata pisau penuh pengharapan

Bagi penuntut kemanusiaan

Mata pisau akan jadi pemenang

Tidak dengan perbuatan jahanam

Tapi akal pikiran yang menghabisi setan-setan

Ke neraka meja peradilan


3. Puisi dengan judul "Klasik" dalam ajang Sayembara Pena Kita 2016 menjadi 100 terbaik masuk dalam Antologi Cerita Tentang Menangkap

Klasik

Minum kopi

Melihat senja sore hari

Mendengar jam beker berbunyi

Membaca novel di malam hari

Mengirim salam di radio Unisi

Bermain embun tiap pagi

Bernyanyi di kamar mandi

Makan es krim rasa coklat-strawberry

Aku mencintai hal klasik

Mereka semua asik

Ada yang hampir lupa

Nyaris paling membuat bahagia

Melihatmu duduk di tempat biasa


Jadi, jangan takut nulis. Apapun bentuknya percaya dirilah sama tulisanmu dan jangan sungkan buat dikirimkan ke ajang perlombaan. Bersyukurlah hidup di negara demokratis, karena segala idemu bebas buat diutarakan (semoga tetap begini selamanya ya).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Memangil Masa Lalu

"Masa lalu enggak usah diinget inget lagi. Jangan nengok ke belakang. Hidup itu harus ke depan"  Enggak sepenuhnya benar dan enggak sepenuhnya salah. Di dunia ini enggak ada yang absolut kok, semuanya tergantung. Bisa tergantung tujuannya, tergantung alasannya, tergantung peruntukannya, tergantung siap dan tidaknya, dan tergantung yang lainnya. Satu hal yang pasti, masa lalu juga bagian dari diri kita. Enggak bisa dihapus. Kalau dihapus ya berarti meniadakan keberadaaan kita di masa sekarang dan masa depan. Kita sudah terlanjur terbentuk oleh masa lalu.  Kalau sekiranya masa lalu sangat tidak perlu dikenang setiap saat, maka ia cuma perlu dibungkus rapi dan dibuka kembali saat kita siap atau bahkan tidak akan pernah dibuka lagi sama sekali sampai kapanpun. Your choice! Tapi aku ingin berbagi bagaimana caranya bersyukur dengan mudah. Enggak dipungkiri kita pasti sering banget kufur nikmat kan. Sering banget ngeluh seakan-akan Allah.swt jahat banget sama...

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Periode ini adalah Kuliah Kerja Nyata ke 55 Universitas Islam Indonesia 2017. Nah alhamdulillah banget dapat lokasi yang gak terlalu jauh banget dari Jogja yaitu di Dusun Kekoan Desa Pogalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kalo kalian tahu tempat wisata Top Selfie Pinus Kragilan, nah dusun kekoan ini berada di atas tepat dusun kragilan. Pengen cerita kalo KKN kali ini unitku yaitu unit 282 ada 9 orang yang menakjubkan, yang sampai sekarang selalu kusyukuri. 9 orang ini ada Mas Prasetyo Ardianto (Teknik Industri) dia ini kanit alias ketua unit yang uuuuhh wakaka gakusah dilanjutkan ya takut fitnah ah. Ketua unit ini parah banget jailnya tapi baiknya nggak usah ditanya ya. Ada Helmi Ilham Nugraha (Manajemen IP) hehe anak ini kocak, ya begitulah selalu bikin khawatir gara-gara dia sok sibuk banget karena kepilih jadi koordinator desa gitu deh, kadang suka lupa makan dan jiwanya akamsi hmmm anak kampung sini banget, kata warga dusun sini dia suruh nikah terus tinggal ...