Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Harapan Baik Dari Orang-Orang Baik

Ustad Rendy Saputra Sumber gambar: Google Tadi pagi nonton semangat langit di channel khazanah Transvision, acaranya dibawakan oleh ustad Rendy Saputra. Ustad muda yang sekaligus motivator kehidupan gitu. Selalu suka pembawaan beliau yang benar-benar yakin dengan apa yang beliau ucapkan. Semua yang beliau utarakan selalu berdasar dari hadist dan Al-Quran. Pagi ini beliau membawakan tema tentang “harapan”. Harapan itu adalah sesuatu yang kita inginkan atau kita dapatkan. Beliau mengatakan  energi dari dunia ini menjadi besar dan maju karena ada orang-orang baik yang berharap baik.  Mengapa demikian? Coba saja jika tidak ada orang yang punya harapan ingin dunia ini semakin maju dalam hal kedokteran, mungkin Ibu Sina,  Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbas az-Zahrawi  dan lainnya gak perlu repot-repot belajar untuk kemajuan dunia. Kita kerucutkan lagi ke negara Indonesia, kalo eyang BJ Habibie gak punya harapan terhadap Indonesia agar punya pesawat sendiri dan gak sel...

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak Tuannya

Pasti kalian pernah denger kalimat “amanah tak pernah salah memilih pundak tuannya”. Berdasar orang-orang yang memiliki amanah dan survey kecil-kecilan yang aku lakukan bahwa kalimat itu sering kali menjadi senjata dan kekuatan bagi mereka untuk kuat dalam menjalankan amanahnya. Mereka meyakini bahwa segala beban-beban dalam kehidupan mereka itu sudah diatur oleh yang kuasa, mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu hal yang mungkin tidak bisa orang lain dapatkan.  Saat seseorang mendapatkan suatu amanah lalu dia menjalankannya dengan niat mencari ridho yang kuasa, maka segala beban berat di atas pundaknya akan dibantu diangkat alias berasanya enteng banget aja pas jalanin. Terdengar klise dan magis tapi kejadian beneran. Amanah secara istilah berarti jujur atau dapat dipercaya. P erilaku yang tetap dalam jiwa, dengannya seseorang menjaga diri dari apa-apa yang bukan menjadi haknya walaupun terdapat kesempatan untuk melakukannya.  Amanah itu ada banyak jeni...

Sensitif

Sekarang ada istilah “zaman now”. Menurutku segala sesuatu di zaman now udah ngeri. Beberapa waktu lalu banyak kasus yang mengatasnamakan pelecehan dan pencemaran nama baik. Di dunia stand up comedy, ada komika bernama Ge Pamungkas yang membawakan materi yang cukup sensitif dan kena kasus katanya pelecehan terhadap islam. Terus ada juga katanya nggak Cuma Ge, tapi Joshua Suherman juga kena. Bener pesan Om Pandji Pragiwaksono dalam status twitter pribadinya yang dia tulis untuk teman-teman komika lainnya “Teman-teman yang lagi mulai openmic, sadari bahwa membahas  isu sensitif itu seperti trapeze. Jangan coba-coba kalau belum punya ilmunya. Idola-idolamu itu menghabiskan waktu berjam-jam, pengalaman bertahun-tahun untuk bisa membawakan itu dan mereka bawakan itu bukan untuk ketawa-ketawa aja tapi mereka bawa misi” selanjutnya “Di internet, lebih sering orang ingin terlihat benar daripada menjadi benar. Karena menjadi benar membutuhkan waktu dan kesabaran, untu berdiskusi, me...