Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Sastra Punya Etika

Belum lama ini, gue datang ke sebuah event sastra, gak perlu gue sebutkan namanya. Dalam acara tersebut ada mata acara musikalisasi puisi yang mana gue berharap dalam pelaksanaannya sangat mengagumkan dan surprisingly. Waktu itu hujan lebat, posisinya gue dan teman yang gue ajak menonton sedang mencari makan sore agar nantinya di acara tidak kelaparan. Saat hujan mulai reda barulah gue kembali ke acara untuk menyaksikan hal yang gue nantikan; pementasan musikalisasi puisi. Sampai di tempat gue terkejut, kebanyakan penonton yang datang adalah mereka yang "memiliki kriteria khusus", mohon maaf untuk penyebutan ini, mereka adalah para transgender, preman kalo gue sebut dan mereka memakai pakaian yang menurut gue kurang sopan, mereka yang dalam kelihatannya memiliki pergaulan yang bebas. Dalam pementasan seorang pengisi acara yang membacakan puisi, beliau menyampaikan bahwa beliau mengangkat suara dari para mantan narapidana agar kami para manusia sosial normal ti...